Kenaikan Harga Rokok Di Korea, Fakta Yang Kamu Lewatkan!


Mulai tanggal 1 bulan Januari tahun 2015, Pemerintah Korea telah menaikkan harga rokok hampir 100%. Setelah kenaikan harga, Malboro dan Parliament dijual dengan harga 4500 won atau sekitar Rp 52.478 (berdasar kurs hari ini). 

Kenaikan harga rokok di Korea

Mengapa pemerintah Korea menaikkan harga rokok tidak secara perlahan-lahan melainkan langsung naik 2000 won.

1. Beli rokok di Korea 70%nya pajak

70% dari harga rokok di Korea adalah pajak


Kini harga rokok di Korea satu bungkus adalah 4,500 won. Seperti yang bisa kamu lihat di gambar sebelah, harga pabrik & margin distribusi adalah 1,182 won (26.3%) dan pajaknya 3.318 won (74%). Pajak tersebut terdiri dari pajak konsumsi rokok adalah 1.007 won (22.4%), kontribusi kesehatan  841 won (18.7%), pajak pendidikan lokal 443 won (9.8%), PPn 433 won (9.6%) dan tambahanya adalah pajak konsumsi individu sebesar 594 won (13.2%). Beginilah jika kamu beli rokok di Korea, maka pajak yang kamu bayarkan ke negara naik drastis dari 1.550 won menjadi 3,318 won. 
Jika kamu merokok satu bungkus/ hari maka kamu telah membayar pajak sebesar kurang lebih 1.200.000 won atau sekitar Rp 14.000.000!!!




2. Jadi harga rokok yang naik? atau pajak yang naik?
Seperti yang kamu lihat di gambar diatas, dapat dikatakan bukan harga rokok yang naik melainkan pajaklah yang naik. 

3. Harga rokok naik demi kesehatan masyarakat
Pemerintah Korea menyatakan bahwa kenaikan harga rokok ini adalah demi kesehatan masyarakat Korea. Kalau benar begitu, berapakah jumlah anggaran yang digunakan untuk menggalakkan kampanye dilarang merokok? Menurut Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, dalam setahun pajak rokok Rp 79.000.000.000.000 maka dana yang digunakan untuk kesehatan masyarakat hanya sekitar Rp 17.000.000.000.000! Dari dana kesehatan masyarakat hanya sekitar Rp 284.000.000.000 saja (1.2%) yang digunakan untuk pendidikan anti rokok, iklan anti rokok, dll 

4. Korelasi harga rokok dan persentase perokok
Lalu apakah kenaikan harga rokok akan menurunkan jumlah perokok di Korea? Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat menjelaskan bahwa kenaikan harga rokok dapat menurunkan jumlah perokok secara efektif. Menurut data pada akhir tahun 2004, saat pajak rokok mengalami kenaikan sebesar 500 won, jumlah perokok pria turun dari 57,8% (September 2004) menjadi 44.1% (Desember 2006), bahkan turun sampai 13%.

5. Borong rokok? Denda 50.000.000 won 
Saat pemerintah Korea mengumumkan kenaikan harga rokok yang fantastis ini, banyak perokok yang memborong rokok sebelum harga naik. Untuk mencegah ini, pemerintah menyatakan pemborongan rokok sebagai tindakan ilegal. Bila tertangkap akan dikenaik hukuman penjara selama 2 tahun atau denda 50.000.000 won (Rp 581.000.000)



Jadi gimana menurut kamu? jika kamu perokok, bagaimana tanggapanmu bila pemerintah Indonesian menaikkan harga rokok sampai hampir 100%? 
Jika kamu perokoko pasif, apakah kamu juga berharap pemerintah Indonesia ikut menerapkan strategi ini untuk menurunkan jumlah perokok di Indonesia??





CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top