Korea, Surga Peminum Teh Tradisional

Korea, surga peminum teh tradisional



Anda penggemar teh tradisional? Sudah pernah mencicipi berbagai macam teh tradisional Korea? Kalau belum, masukkan teh tradisional Korea ke dalam list Anda! Posting kali ini akan menjelaskan mengenai berbagai macam jenis teh tradisional Korea.

Tidak seperti pandangan umum orang awam bahwa yang dimaksud teh itu berasal dari daun tanaman teh, Camellia sinensis, orang Korea menambahkan kata teh, -cha, ke apapun dan semua yang bisa mereka dapatkan dari kekuatan air panas termasuk teh herbal, sirup, akar, biji gandum, dan kacang-kacangan. Seperti teh yang dibuat dari daun teh, teh tradisional Korea dibuat dengan membuat infus buah, daun, akar, atau biji gandum dalam air panas. Hasil infus dapat disajikan dingin atau panas. 

Tak dapat disangkal lagi bahwa Korea adalah surganya peminum teh tradisional bagi Anda yang ingin mencari penyembuhan atau hanya sekedar hobi saja. 

A. Teh Hijau
Nokcha (녹차)/green tea/ teh hijau adalah teh yang dibuat dari daun teh Camellia sinensis yang sudah dikeringkan untuk mempertahankan warna hijaunya. Nokcha adalah minuman ringan yang menyegarkan dan dapat disajikan panas atau dingin. Bahkan tersedia juga nokcha tea bags yang menyegarkan untuk diminum dingin di musim panas. Suhu terbaik untuk pembuatan nokcha antara 60°- 68°C, suhu paling optimal untuk mengambil manfaat kesehatan nokcha. Orang Korea menggunakan nokcha untuk meningkatkan warna hijau sayur-sayuran dan untuk menetralkan bau ikan/ daging. Katekin dalam teh hijau membantu mencegah keracunan makanan dan penyakit geriatrik. 


Korean nokcha


B. Teh herbal tradisional Korea 


  • Saenggang cha (생강차, Ginger Tea, Teh Jahe)
Teh tradisional Korea yang dibuat dari akar jahe. Akar jahe dicuci dan diiris tanpa     dikupas kulitnya. Irisan akar jahe disimpan di dalam botol bersama dengan madu selama beberapa minggu. Untuk membuat teh jahe ini campurkan campuran akar jahe + madu ini ke dalam air panas. Orang Korea percaya bahwa teh jahe berguna untuk mencegah flu dan untuk membantu memperlancar pencernaan. Teh jahe juga bermanfaat untuk mengobati diare dan sakit perut yang dikarenakan suhu tubuh yang rendah. Teh jahe membantu meningkatkan suhu tubuh dengan cara memperlancar peredaran darah. 


Teh Jahe Korea

  • Insam cha (인삼차, Ginseng Tea)
Teh tradisional Korea yang dibuat dari ginseng, bisa merupakan ginseng segar (su sam), ginseng kering (kon sam) atau ginseng merah yang dikukus (hong sam). Ginseng utuh atau irisan dididihkan selama beberapa jam kemudian gula halus atau madu ditambahkan ke dalamnya. Rasio umum adalah 500mL air : 50g ginseng. Orang Korea percaya bahwa insam cha baik untuk meningkatkan energi terutama untuk mereka yang sering terkena flu di musim dingin. Sama seperti teh jahe Korea, teh ginseng Korea ini juga berguna untuk mengobati sakit perut akibat suhu tubuh yang rendah. Teh ginseng Korea juga diketahui dapat meningkatkan nafsu makan, mencegah kelelahan, gangguan saraf dan diabetes. Banyak orang percaya bahwa ginseng tidak boleh dimakan oleh mereka yang suhu tubuhnya tinggi padahal sebenarnya ginseng dapat menaikkan atau menurunkan suhu tubuh tergantung dari masing-masing individu dan tergantung juda dari jumlah ginseng yang dimakan. Akar ginseng terbaik di Korea biasanya tumbuh di Punggi dan Geumsan. 


Teh ginseng Korea

  • Ssanghwa cha (쌍화차, Ssanghwatang)
  • Chik cha (칡차) - terbuat dari akar kudzu
  • Dunggulle cha (둥굴레차) - terbuat dari akar Solomon's seal yang sudah dikeringkan 
  • Ma cha (마 차, 산약차) - terbuat dari akar gastrodia 


C. Teh tradisional Korea yang dibuat dari buah-buahan


  • Daechucha (대추차, Jujube Tea)
Di Korea, jujube sudah digunakan sebagai obat dan berbagai makanan Korea. Teh buah jujube ini dikenal dapat mengobati flu, mengurangi demam, menghangatkan tubuh dan memperlancar pencernaan. Cara membuat teh buah Jujube: masukkan buah jujube kering ke air dan didihkan sampai air menjadi gelap. Ambil beberapa sendok lalu masukkan ke dalam segelas air panas. 

Teh Jujube Korea



  • Yujacha (유자차, Citron Tea)
Teh jeruk madu Korea ini adalah teh favorit di musim dingin. Untuk membuat teh, campurkan irisan buah jeruk dengan gula dan biarkan selama 3-4 hari. Ambil beberapa sendok lalu masukkan ke air panas dan aduk. Teh jeruk Korea ini dipercaya berguna untuk mengobati batuk, sakit kepala, sakit saraf. 


Teh Jeruk Madu Korea



  • Omijacha (오미자차, Schizandra Tea)
Di Korea, buah omija sudah digunakan sebagai obat-obatan sejak zaman dahulu kala. Diambil dari tanaman Schizandra yang berbuah di bulan Agustus dan September. Omija dalam bahasa Korea memiliki arti 5 rasa, rasa dari buah omija yaitu asam, pahit, manis, asem dan asin. Teh buah omija ini berwarna merah dan dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dan dapat mendetoksifikasi tubuh. Buah omija kering juga dapat digiling menjadi bentuk bubuk kemudian dicampurkan ke dalam air panas untuk membuat minuman instan namun menyehatkan. Buah omija segar juga dapat dicampurkan ke dalam air dingin selama beberapa jam sampai rasanya terekstrak kemudian dididihkan dan dicampur dengan madu atau gula. 



Teh Omija Korea


  • Mogwacha (모과차, Chinese quince tea)
Teh buah mogwa dibuat dari buah quince yang biasanya diminum di musim dingin. Minum teh buah mogwa teratur dapat membantu mencegah flu. Campuran teh buag mogwa dengan jahe dan kayu manis dapat membantu menghangatkan tubuh. 


Teh Mogwa Korea

  • Maesilcha (매실차, Plum Tea)
Teh buah plum dibuat dari buah plum spesies Asia. Teh ini berguna untuk melawan kepenatan dan menstimulasi nafsu makan. Teh ini juga berguna untuk mendetoksifikasi tubuh, meningkatkan fungsi usus, meredakan gejala keracunan makanan dan diare. Cara membuat: pilih buah plum yang sudah matang, cuci lalu keringkan. Masukkan satu lapis buah plum ke dalam tabung besar lalu taburkan satu lapis gula. Ulangi sampai tabung penuh dan biarkan. Setelah sebulan, ambil buah plum dan biarkan selama 1-3 bulan untuk berfermentasi. Untuk membuat teh, tambahkan beberapa sendok ekstrak tersebut ke dalam air panas. 



Teh Buah Plum Korea




D. Teh tradisional Korea yang dibuat dari biji gandum

  • Yulmucha (율무차, Adlay tea)
Biji adlay (Job's tears) yang kaya akan protein dan lemak dibanding beras dikeringkan dan digiling menjadi bubuk kemudian ditambahkan ke air panas. 

Teh Adlay

  • Boricha (보리차, Barley tea)
Boricha adalah teh yang terbuat dari biji barley yang sudah dipanggang. Biasanya biji barley tinggal dimasukkan ke dalam rebusan air namun akhir-akhir ini tea bags yang mengandung bubuk biji barley yang sudah ditumbuk menjadi lebih populer. Seringkali boricha ini dikombinasikan dengan oksusu cha (biji jagung yang sudah dipanggang) karena kemanisan jagung menyeimbangi rasa sedikit pahit dari biji barley. Boricha dikatakan dapat menghambat kolonisasi bakteri yang biasanya menjadi penyebab utama kerusakan gigi. Boricha juga dapat mengencerkan darah yang pekat. 

Teh Barley










CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top