Meluruskan Kesalahpahaman Antara Manicure dan Operasi Plastik

Pernah dengar kan kalau salah satu syarat sebelum melakukan operasi plastik adalah menghapus balsam water, kutek, atau manicure. Tapi kenapa semua itu harus dihapus? Apa ada hubungannya dengan anestesi yang akan diterima saat operasi berlangsung? 





Banyak yang percaya bahwa pewarna pada kuku tangan dan kaki bisa menyebabkan anestesi tidak berjalan sebagai mana mestinya. Namun kenyataannya tidak demikian. Alasan sebenarnya mengapa pasien diminta untuk tidak datang dengan make-up atau manicure (termasuk kutek) adalah untuk dapat melihat apakah anestesi berjalan dengan baik juga saturasi oksigen selama operasi dengan melihat apakah bibir dan kuku tangan dan kaki membiru atau tidak.

Sedangkan apabila lipstik digunakan pada bibir, atau kutek digunakan pada kuku, tanda-tanda bahwa bibir dan kuku membiru tidak akan terlihat jelas, dan bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan karena telat atau bahkan tidak bisa melihat gejala dengan benar.

Alasan lainnya adalah, karena alat yang dihubungkan dengan jari tangan untuk memantau kondisi pasien ketika operasi berjalan. Apabila terdapat manicure di tangan, akan sulit untuk memantau kondisi pasien yang sebenarnya, dan bisa menjadi bahaya. 

Jadi kutek atau manicure harus dihapus bukan karena menyebabkan anestesi tidak bisa bekerja dengan benar, namun untuk dapat memonitoring keadaan pasien secara tepat dan akurat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Punya pertanyaan lain yang ingin ditanyakan seputar operasi plastik di Korea? Silahkan tanya melalui PM di facebook di [http://m.me/parkwonjin33] atau bisa juga dengan mendaftar konsultasi online gratis di [http://goo.gl/35PqfQ]

CONVERSATION

0 komentar:

Posting Komentar

Back
to top